8 Desember 2009

PEWARISAN SIFAT DAN MATERI GENETIK

Posted in Genetika pada 19:19 oleh Andi Rezki Ferawati Yusuf

NAMA : A. REZKI FERAWATI
NIM : 60300107014
JURUSAN : BIOLOGI

PEWARISAN SIFAT DAN MATERI GENETIK

Bagian terkecil dari tubuh makhluk hidup dinamakan sel. Pada suatu enis makhluk, sel-sel itu tidak selalu sama bentuknya, misalnya sel otot berbeda dengan sel saraf maupun sel darah. Di dalam inti sel dari kebanyakan mekhluk hidup terdapat kromosom, yaitu benda-benda halus berbentuk batang panjang atau pendek dan lurus atau bengkok. Kromosom adalah pembawa bahan keturunan.
Dalam sel yang sedang membelah, kromosom biasanya dapat diliat dengan menggunakan mikroskop biasa. Akan tetapi untuk mempelajari strukturnya halus harus digunkan sebuah mikroskop elektron, karena dapat memberikan perbesaran jauh lebih kuat. Salah satu bagian kromoson disebut sentromer, yaitu bagian yang membagi kromosom menjadi dua lengan.
Pada makhluk tingkat tinggi, sel somatis (sel tubuh, kecuali sel kelamin) mengandung satu stel kromosom yang diterimanya dari kedua induk/orang tua. Kromosom-kromosom yang berasal dari induk betina bentuknya serupa dengan yang berasal dari induk jantan . maka sepasang kromosom itu disebut kromosom homolog. Karena itu jumlah kromosom dalam sel tubuh dinamakan diploid (2n). sel kelamin (gamet) hanya mengandung separuh dari jumlah kromosom yang terdapat di dalam sel somatis, karena itu jumlah kromosom dalam gamet dinamakan haploid (n). satu stel kromosom haploid dari suatu spesies dinamakan genom. Jumlah kromosom yang dimiliki berbagai maca makhluk tidak sama (manusia 46, marmut 64, kucing 38, njing 78, sapi 60, kera 48, lalat rumah 12, ayam 78, padi 24, jagung 20, ercis 14, dll), tetapi jumlah kromosom yang dimiliki tiap makhluk pada umumnya tidak berubah selama hidupnya.
Kromosom dibedakan atas autosom (kromosom tubuh) dan kromosom kelamin (kromosom seks). Kecuali beberapa hewan tertentu, maka kebanyakan makhluk memiliki sepasang ktomosom kelamin dan sisanya berupa autosom. Lalat buah (Drosophila melanogaster) yang sering digunakan untuk penyelidikan genetika mempunyai 8 kromosom, terdiri dari 6 autosom dan 2 kromosom kelamin. Manusia memiliki 46 kromosom, terdiri dari 44 autosom dan 2 kromosom kelamin.
Kromosom tersusun atas nukleoprotein, yaitu persenyawaan antara asa mukleat (asam organik yang banyak terdapat di dalam inti sel) dan protein seperti histon atau protamin. Yang membawa keterangan genetik hanyalah asam nukleat saja. Asam nukleat dibedakan atas:

1. Asam Deoksiribonkleat (ADN)
Asam Deoksiribonukleat atau disingkat AND merupakan persenyaawaan kimia yang paling penting pada makhluk hidup, yang membawa keterangan genetik dari sel khususnya atau dari makhluk dalam keseluruhannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. AND sangat erat hubungannya dengan hampir semua aktivitas biologi, maka banyak sekali penyelidikan telah dilakukan, bahkan kini masih terus berjalanunutk mengetahui lebih banyak lagi tentang ADN.
Semua makhluk hidup kecuali beberapa virus memiliki DNA. Di dalam ssel, bagian terbesar dari DNA terdapat dalam nukleus, terutama kromosom. Molekul DNA juga ditemukan di dalam mitokondria, plastida dan sentriol. Pada Paramecium, Tetrahymen, Amoeba proteus, ampibia dan paku-pakuan, molekul DNA berada dalam dasar sitoplasma
DNA merupakan susunan kimia makromolekuler yang komplekx, ang terdiri dari 3 macam molekul, yaitu sbb:
a. Gula Pentose, yang dikenal sebagai deoksiribosa
b. Asam fosfat
c. Basa nitrogen, yang dapat dibedakan atas dua tipe dasar:
• Pirimidin. Basa ini dibedakan lagi atas sitosin (S) dan timin (T).
• Purin. Basa ini dibedakan lagi atas Adenin (A) dan Guanin (G).
Sebagai pembawa keterangan genetik, DNA memiliki dua fungsi yang amat penting yaitu:
1. Fungsi heterokatalitis, yaitu arena DNA langsung dapat mensintesa molekul kimiawi lainnya (seperti mensintesa RNA, protein, dsb.).
2. Fungsi autokatalitis, yaitu karena DNA dapat mensintesa dirinya sendiri.

2. Asam Ribonukleat (ARN)
Di samping DNA, kebanyakan sel-sel berinti tidak sejati (prokaryotik) maupun yang berinti sejati (eukaryotik) memiliki asam nukleat yang sangat penting pula, yang dinamakan Asam ribonukleat (ARN). Akan tetapi beberapa virus tidak memiliki AND, melainkan ARN saja, sehingga ARN lah merupakan molekul genetik keseluruhannya dan membawa segala tanggung jawab seperti tang dimiliki DNA. RNA demikian dinamakan RNA genetik. Di dalam sel-sel di mana DNA merupakan substansi genetik, terdapat molekul RNA yang lain, yang dinamakan RNA non-genetik.
a. RNA genetik
Seperti halnya dengan DNA, RNA adalah suatu polimer asam nukleotida dari empat ribonukleotida. Tiap ribonukleotida terdiri dari gula pentose (D-ribosa), molekul gugusan fosfat dan sebuah basa nitrogen. Berbeda dengan DNA, basa timin dari golongan pirimidin tidak terdapat dalam RNA, melainkan digantikan oleh basa urasil disingkat U.
Molekul RNA dapat berbentuk pita tunggal atau pita dobe tetapi tidak berpilin sebagai spiral seperti molekul DNA. RNA bentuk pita tunggal terdapat sebagai bahan genetik pada virus tumbuhan, virus hewan, dan bakteriofage. RNA yang terdiri dari pita dobel tetapi tidak berpilin sebagai spiral terdapat sebagai bahan genetik pada beberapa virus tanaman. Tiap pita RNA adalah polinukleotida, artinya terdiri dari banyak ribonukleotida. Dalam pita polinukleotida dari RNA, tulang punggung tersusun dari deretan ribosa dan fosfat.
RNA genetik dari virus mengadakan replikasi sendiri, artinya RNA ini menghasilkan sendiri hasil replikasinya. Berhubung dengan itu, replikasi itu dinamakan sintesa RNA bergantung RNA
b. RNA non-genetik
Berdasarkan letak serta fungsinya, dapat dibedakan 3 macam RNA, yaitu:
1. RNA duta atau disingkat RNAd (”messenger RNA‘ = mRNA). Berbentuk pita tunggal, terdpat di dalam nukleus dan dicetak oleh DNA dalam suatu proses transkripsi
2. RNA pemindah atau disingkat RNAp (“transfer RNA“ = tRNA)
3. RNA ribosom atau disingkat ARNr (“ribosomal RNA“ = rRNA). Molekul ini terdapat di dalam ribosom meskipun dibuat di dalam nukleus. Molekulnya berupa pita tunggal, tidak bercabang dan fleksibel. Ada yang bercabang dan fleksibel. Ada bagian di mana basa komplementer berbentuk pasangan-pasangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: